berangkat kerja
Asalnya dari pengalaman hari ini Rabu 29 Oktober 2008, juga inspirasi dari tulisannya enno mengenai kerja dan anak.
pagi -+ jam 05.30 motor sudah menyala, mamie sedang berjalan menuju motor, terlihatlah di belakangnya abang aji dengan mata yang masih terkantuk-kantuk berjalan keluar rumah dengan wajah inosen menuju ke arah kami. Mamie tidak sadar ada abang aji, namun saya yang melihat segera turun dari motor, dan menghampiri karena kalau keluar rumah pasti kehujanan, karena kamipun sudah pakai jas hujan.
abang aji tidak mau ditinggal, ingin ikut berangkat kerja. sebenarnya sudah sering kami bawa ke tempat kerja, namun kalau terlalu sering juga tidak baik, karena tidak profesional kerjanya, padahal harus mengajar masuk kelas.
untung ada solusinya, walau hanya solusi jangka pendek alias sesaat. abang aji minta ke pasar dibeliin mainan. ya udah setelah memakaikan jas hujan, kami segera berangkat ke pasar yang berjarak -+ 500 m dari rumah, beli mainan, pulang antar abang aji terus berangkat kerja.
benar-benar pagi yang mengharu-birukan.
Oktober 29th, 2008 at 3:49 pm
Oh yg ini dirimuh toh
Salut deh
Semangat!
Tg dilombakan kan sebelumnya daku dah ke sana
Oktober 29th, 2008 at 5:10 pm
terharu… tp ga biru
hiks